Aku
bagai kuda yang terus dipacu
menerjang kerikil berdarah nanah
tanpa lelah meyakinkan batu hatimu
terbang menghempas tanah hancur menggebu
batu tetaplah batu
batu bagai baja sukar lebur
keras penatku yakinkanmu tak sekeras hatimu
tanpa tahu arah otakmu
entah dosaku membuatmu membatu
hingga hukum beribu tak pantas untukku
kini binatang gila tanpa perasaan
itu benak yang terintas di memorimu
menyembah hingga pecah mungkin tak bisa yakinkanmu
beda dulu bukan batu tapi abu
menoleh lalu tentang bungaku
yang tak pernah henti menyayangiku..
bagai kuda yang terus dipacu
menerjang kerikil berdarah nanah
tanpa lelah meyakinkan batu hatimu
terbang menghempas tanah hancur menggebu
batu tetaplah batu
batu bagai baja sukar lebur
keras penatku yakinkanmu tak sekeras hatimu
tanpa tahu arah otakmu
entah dosaku membuatmu membatu
hingga hukum beribu tak pantas untukku
kini binatang gila tanpa perasaan
itu benak yang terintas di memorimu
menyembah hingga pecah mungkin tak bisa yakinkanmu
beda dulu bukan batu tapi abu
menoleh lalu tentang bungaku
yang tak pernah henti menyayangiku..

ConversionConversion EmoticonEmoticon